Sepak Terjang Toko Online Indonesia

By | October 19, 2016

onlineterpercaya.com-toko online indonesia

Untuk urusan jual beli online, bisa dibilang Indonesia agak ketinggalan dari negara lain, terutama Amerika Serikat. Mengapa demikian? Pada awalnya, masyarakat Indonesia merasa takut untuk melakukan transaksi online meskipun sudah banyak bermunculan toko online Indonesia sejak akhir tahun 2010. Citra negatif cenderung melekat pada jual beli online, terutama dengan terkuaknya berbagai kasus penipuan yang dilakukan oleh penjual online.

Namun, akhir-akhir ini belanja online semakin marak di masyarakat kita. Kini mereka mulai menikmati kenyamanan model belanja yang tidak perlu keluar rumah, tidak perlu bermacet-macetan, bisa dilakukan kapan saja tanpa ada kata tutup toko, dan memiliki pilihan produk yang lebih beragam dan lebih lengkap. Ditambah dengan fasilitas yang memberi kemudahan belanja, seperti diskon, voucher, bisa dicicil, pengiriman gratis, Cash On Delivery, jaminan barang kembali, dan masih banyak lagi, membuat toko online Indonesia semakin digandrungi oleh masyarakat kita.

Bagaimana perubahan sikap ini bisa terjadi? In my humble opinion, semua itu berubah setelah kehadiran Tokopedia dan Bukalapak yang mengusung pesan bahwa belanja online itu aman. Dengan fungsi utama sebagai perantara dari penjual dan pembeli, pembeli tidak perlu lagi merasa takut uangnya akan raib dan barang pesanannya tidak diantarkan. Kepopuleran kedua toko online Indonesia ini bahkan sudah mengalahkan tokobagus yang kini menjadi OLX.

Baca juga: MEMBUKA TOKO ONLINE DALAM ENAM LANGKAH MUDAH

Namun, di balik semua kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan, revolusi toko online Indonesia bukan tanpa cela. Walaupun kasus penipuan sudah jauh berkurang, berbagai kasus yang mengecewakan pembeli masih banyak terjadi.

Sebagai contoh yang pertama dan utama, foto produk yang ditampilkan oleh penjual tidak sesuai dengan barang dagangan aslinya. Dalam dunia jual beli online, kita semua pasti sepakat bahwa satu-satunya cara untuk menilai kualitas produk dagangan adalah lewat media foto atau video. Banyak sekali pedagang yang menjual produk KW namun menampilkan gambar produk asli, bukan produk mereka sendiri. Alhasil, banyak pembeli kecewa saat menerima barang pesanannya dan kemudian menjadi ragu untuk belanja online kembali karena barang tidak sesuai dengan harapan, tidak sesuai dengan tampilan gambar.

Contoh kasus berikutnya adalah masih banyak oknum pedagang yang mengklaim produknya asli padahal KW. Salah seorang konsumen toko online terbesar di Indonesia menuturkan pengalamannya saat membeli sepatu yang diklaim asli, namun ternyata, saat barang diterima, kualitas bahannya lebih rendah daripada produk yang dijual di salah satu toko sepatu konvensional.

Pada akhirnya, tentu saja kasus-kasus seperti ini akan merugikan pedagang itu sendiri karena akan kehilangan kepercayaan dari pembeli dan tidak akan bisa menjual barangnya kembali. Jadi, sebagai penjual, Anda sebaiknya bersikap ‘gentleman’ dengan menampilkan foto dari beragam sudut agar terlihat jelas rincian barang dagangan Anda dan menjelaskan barang dagangan Anda secara jujur dan apa adanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *