Informasi Terkini Tentang BPJS

By | February 8, 2017

BPJS merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang mana memberikan jaminan kesehatan bagi warga negara Indonesia yang menjadi anggota. Saat ini BPJS memang mengalami peningkatan anggota, hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang memang membutuhkan asuransi kesehatan. Dan menurut informasi terkini yang ada, demi memberikan pelayanan yang lebih baik, iuran peserta BPJS mengalami peningkatan untuk kelas 1 dan kelas 2.

Presiden Jokowi pada April 2016 memang telah menyetujui adanya peningkatan iuran peserta BPJS untuk peserta kelas 1 dan kelas 2, sedangkan untuk peserta kelas 3 jumlah iuran tetap Rp 25.500,- per bulan. Adanya besaran iuran ini memang sudah disesuaikan dengan Perpres No 19 Tahun 2016.

Berdasarkan Perpres tersebut untuk peserta BPJS kelas 2 mengalami kenaikan dari Rp 42.500,- menjadi Rp 51.000,-. Sedangkan untuk kelas 1 mengalami kenaikan dari Rp 59.500,- menjadi Rp 80.000,-.

Bagi peserta BPJS di kelas 1 dan kelas 2 memang diperkenankan untuk migrasi ke kelas 3, akan tetapi hal tersebut tidak disarankan karena kelas 1 dan kelas 2 termasuk golongan masyarakat mampu. Dengan tidak turun kelas, maka ada prinsip gotong royong yang dijunjung.

Awalnya, iuran untuk kelas 3 juga akan dinaikkan oleh pemerintah dari Rp 25.500,- menjadi Rp 30.000,- akan tetapi hal tersebut dibatalkan dan tidak jadi diberlakukan, sehingga untuk peserta kelas 3 tidak perlu cemas akan kenaikan iuran peserta BPJS. BPJS Kelas 3 memang diperuntukkan untuk masyarakat kelas bawah, oleh sebab itu Presiden Jokowi membatalkan adanya kenaikan iuran peserta di kelas ini.

Baca juga: Sehat Tanpa Obat Yang Aman Dan Murah

Untuk metode pembayarannya sendiri, berdasarkan informasi terkini juga mengalami perubahan, karena saat ini pembayaran bisa dilakukan secara kolektif oleh satu virtual akun milik kepala keluarga sehingga pembayaran lebih mudah dan tidak perlu bolak balik untuk membayar biaya kepesertaan.

Bagi yang belum menjadi peserta BPJS dan ingin mendaftar, caranya pun sangat mudah, yaitu dengan mendaftar ke kantor BPJS dengan membawa persyaratan sebagai berikut : 1). Fotocpy KK, 2). Fotocopy KTP masing-masing anggota keluarga, 3) Fotocopy buku tabungan, 4). Pas Foto 3×4 masing-masing anggota keluarga.

Pada saat di kantor BPJS nantinya harus mengisi formulir yang mana juga harus mengisi pilihan Faskes (Fasilitas Kesehatan Tingkat 1) berupa puskesmas atau dokter keluarga yang sudah bekerjasama dengan BPJS sebagai pemberi surat rujukan sebelum pergi ke Rumah Sakit dan seluruh biayanya dicover oleh BPJS.  

Setelah mendaftar, untuk selanjutnya nanti akan mendapat sms konfirmasi tentang nomor virtual akun yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran. Pembayaran ini dapat dilakukan minimal 14 hari dari waktu pendaftaran. Setelah pembayaran dilakukan, untuk selanjutnya bisa kembali ke kantor BPJS untuk mencetak kartu.

Informasi terkini tentang BPJS ini masih banyak yang belum dipahami oleh masyarakat, apalagi setelah adanya perubahan besaran iuran dan cara pembayaran. Dengan adanya perubahan iuran serta tata cara pembayaran, diharapkan adanya perbaikan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *