Tips Belajar Menjahit dengan Mesin Jahit Butterfly Portable

By | March 20, 2017

Ditemukannya mesin jahit tentunya menjadi sebuah angin segar, karena itu artinya pembuatan pakaian bisa berlangsung dengan sangat cepat, tak lagi dengan mengandalkan sulaman biasa. Banyak kemudian yang mulai membuka usaha di bidang konveksi atau pembuatan berbagai jenis pakaian ini. Karena memang sudah tak lagi memanfaatkan tenaga manusia langsung, maka produktivitasnya juga bisa kian meningkat. Ditambah lagi pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Semakin lama serinya juga kian beragam, salah satu yang bisa Anda jumpai adalah mesin jahit Butterfly portable.

mesin jahit butterfly portableJika biasanya Anda menemukan mesin jahit dengan ukuran yang besar juga sangat berat, maka belakangan ini semakin banyak inovasi yang ditawarkan. Semakin banyak produk mesin jahit yang ukurannya kecil dan juga bisa dipindahkan kemana-mana dengan mengadopsi fitur-fitur unggulan juga dalam menjalankan pekerjaannya. Seri portable yang satu ini memang sudah banyak dilirik oleh konsumen sendiri. Baik itu kebutuhan menjahit pribadi di rumah maupun beberapa yang melakukan bisnis bidang konveksi.

Mesin jahit Butterfly portable ini tergolong salah satu primadona bagi masyarakat, mudah digunakan dan dibekali dengan banyak fitur-fitur dukungan, padahal harganya sendiri juga tak terlalu mahal, mulai dari angka 1,4 jutaan rupiah Anda sudah bisa membawanya pulang. Bagi beberapa orang yang juga tengah belajar menjahit, maka jenis yang satu ini juga bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik. Susah-susah gampang memang belajar dengan menggunakan mesin tersebut.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan jika ingin belajar penggunaan mesin jahit, yaitu:

1. Mengeluarkan kepala mesin, bagian paling dasar yang harus diketahui adalah bagaimana caranya untuk memasangkan tali roda dalam mesin tersebut, dimulai dengan membuka bagian kepalanya, kemudian Anda harus memasangkan tali roda yang disesuaikan dengan injakkan kaki.

2. Mengisi kumparan, setelah mengatur bagian tali roda, selanjutnya adalah pengisian spool. Agar tak mengganggu ketika Anda menjahit, hendaknya jangan terlalu penuh dalam mengisinya. Caranya adalah dengan memasukkan kumparan pada penggulung benang hingga bagian kawat menonjol. Tekan-tekan benang ke bagian bawah hingga kumparan tak lepas. Mulailah isi kumparan tersebut dengan menginjak bagian kaki bawah, gerakkan mesin jahit tersebut, setelah penuh maka bisa melepaskannya.

3. Atur tegangan benang, untuk mempermudah dalam proses menjahit maka tegangan benang juga harus diatur dengan tepat, pada proses pengaturan digunakan benang yang ada pada mesin jahit 2, hal yang harus Anda ketahui adalah semakin besar nomor yang Anda atur maka akan semakin kencang benang nya, namun semakin kecil nomornya akan kian longgar. Hal-hal semacam ini umumnya menyesuaikan dengan kenyamanan dari penjahit sendiri, lebih senang yang kencang atau longgar.

4. Mengatur jarak setidak, ada angka yang terdapat pada piringan sebuah kanan mesin untuk mengatur panjang dan juga pendeknya atau rapat dan juga kerenggangannya, mulai dari angka 6 hingga 7, kemudian dilanjutkan dengan 12 hingga 15 dan juga 20 sampai 30 untuk setikan paling rapat.

5. Memasangkan jarum, dalam mesin jahit setidaknya ada 2 jenis mesin jarum, yaitu yang cembung dan juga rata. Cara memasangkannya sangatlah mudah, yaitu dengan mengangkat tiang bagian pemasangan jarum tersebut, sekrup bisa langsung dilonggarkan kemudian jarum dimasukkan, kemudian sekrup dikencangkan kembali.

Bagaimana sangat mudah bukan, hal-hal dasar tersebut wajib Anda pelajari jika memang tertarik untuk belajar menggunakan mesin jahit. Cari yang paling mudah seperti mesin jahit Butterfly portable. Salam OnlineTerpercaya semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *