Ciri Berita Terpercaya di Sosial Media

By | April 17, 2017

Salah satu situs dengan jumlah pengguna terbesar di internet adalah situs-situs sosial media. Sosial media seperti facebook, twitter, instagram, dll. memiliki jutaan pengguna, di mana antara satu pengguna dengan pengguna lainnya dapat saling berinteraksi, membagikan kabar, berkirim pesan, dan berbagai macam bentuk interaksi lainnya sehingga sosial media tersebut seakan mampu mendekatkan orang-orang yang secara ruang dan waktu cukup jauh satu dengan yang lainnya. Sosial media memang memberikan banyak kemudahan dalam berinteraksi. Namun, sebagaimana pisau yang memiliki dua sisi, sosial media juga memberikan dampak negatif bagi para penggunanya. Banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan sosial media untuk kepentingan tertentu membuat banyak orang yang lainnya dirugikan. Salah satu efek negatif sosial media adalah mudahnya pengguna internet dalam memperoleh berita bohong atau kabar palsu yang disebarkan oleh pengguna sosial media tertentu. Para pengguna internet harus jeli membedakan antara kabar yang terpercaya dengan berita palsu. Berikut ini adalah beberapa ciri berita terpercaya di sosial media.

baca juga: Cara Memverifikasi Berita Terpercaya di Internet

  1. Memenuhi Kaidah Dasar Berita

Salah satu cara memverifikasi berita di sosial media adalah dengan cara membaca berita tersebut secara tuntas, dan kemudian lihatlah apakah berita tersebut memenuhi kaidah dasar berita atau tidak. Kaidah berita yang harus dipenuhi berita terpercaya misalnya adalah mencakup unsur 5W1H, mulai dari apa yang terjadi, bagaimana kejadiannya, siapa pelaku atau korbannya, di mana dan kapan tempat kejadiannya, dan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Jika unsur 5W1H itu mampu terjawab semuanya, maka berita tersebut bisa dipertimbangkan sebagai berita yang benar dan patut dipercaya. Namun jika ada satu saja unsur 5W1H yang luput disebutkan, kita harus menelusuri berita tersebut lebih lanjut.

  1. Berasal dari Sumber yang Terpercaya

Setiap sumber berita akan memunculkan pemberitaan dengan model dan gaya yang berbeda, bahkan tidak jarang sumber berita yang membumbui dan melebih-lebihkan pemberitaannya sehingga hasilnya menjadi sumir dan kabur. Oleh sebab itu, kita harus melihat sumber berita yang membuat atau menyebarkan berita tersebut. Misalnya, dengan melihat media (situs online atau situs berita) yang mengabarkan berita tersebut, bahkan bisa pula dengan melihat siapa yang memposting berita tersebut, apakah ia bisa dipercaya atau tidak. Jika media atau orang yang menyebarkan berita tersebut tidak dapat dipercaya, sebaiknya berita tersebut diabaikan saja, tidak perlu dibaca.

  1. Beritanya Masuk Akal

Salah satu tolak ukur paling mudah dalam membaca berita yang beredar di sosial media adalah akal atau nalar kita. Jika kabar tersebut sangat tidak masuk akal, penuh dengan nuansa kebohongan atau kepalsuan, tentu akal kita akan dapat merasakannya. Bacalah berita terpercaya yang masuk akal saja, dan hindari  berita palsu yang bombastis yang tidak masuk akal, sebab itu hanya akan membodohi pembaca.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *