Cara Menulis Berita Online Terpercaya

By | May 12, 2017

Sejak keberadaan teknologi internet dan akses masyarakat akan internet semakin mudah, kini cara masyarakat dalam mengakses dan memperoleh berita pun berubah. Sejak era internet, masyarakat cenderung mencari informasi terbaru melalui internet, dan perlahan-lahan meninggalkan media cetak seperti koran dan majalah. Imbasnya, banyak media cetak yang gulung tikar kerena sepi pembeli. Sebaliknya, mulai bermunculan situs-situs berita di internet yang jumlahnya semakin pesat. Sayangnya, banyaknya media atau situs berita di internet tidak diimbangi dengan kecakapan dalam menulis berita. Bahkan, banyak media berita yang melanggar kaedah dasar jurnalistik. Tidak jarang pula banyak media online yang membuat berita-berita palsu dengan judul bombastis untuk menarik perhatian pembaca yang awam akan jurnalisme. Agar tidak terjebak menjadi berita yang salah arah dan tidak profesional dalam memproduksi berita, berikut ini adalah cara menulis berita online terpercaya.

Baca juga: 3 Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Menjadi Situs Web Terbaik

Pemberitaan yang Lengkap

Sebuah berita, minimal harus memenuhi kaedah dasar, yaitu terpenuhinya unsur 5W1H: what when where, who, why, dan how. Yaitu berita harus berisi: Apa (yang sedang terjadi), kapan (waktu kejadiannya), di mana (tempat kejadiannya), siapa (korban, pelaku, narasumbernya), mengapa (hal itu bisa terjadi), dan bagaimana (kronologi kejadiannya). Pemberitaan yang lengkap minimal harus memenuhi kriteria di atas. Jika ada satu unsur saja dari pemberitaan yang kurang, maka berita tidak akan lengkap, dan pembaca akan bertanya-tanya, sehingga keabsahan sebuah berita akan diragukan.

Menulis Sumber yang Jelas

Di internet, banyak sekali ditemukan berita online yang tidak menulis atau mencantumkan sumber berita dengan jelas, hanya mengandalkan kalimat “katanya”, atau “menurut seorang saksi yang tidak mau disebut namanya”, atau juga kalimat “menurut sumber kepercayaan media ini”, dll. Dalam jurnalistik, memang dikenal istilah off the record atau nara sumber berita tidak ingin identitasnya disebutkan. Namun, alasan tersebut bukan berarti media atau penulis berita bisa bebas mengarang berita dengan mengandalkan kalimat “katanya”. Jika sumber beritanya memang kredible dan bersedia perkataannya dikutip, sebaiknya narasumber disebutkan, agar pembaca semakin percaya bahwa berita tersebut bukan berita bohong.

Sesuai dengan Kaedah Jurnalistik

Salah satu kaedah jurnalistik yang harus dipenuhi penulis berita adalah cover both sides, yaitu memfasilitasi kedua belah pihak yang sedang diberitakan untuk mengemukakan pendapat atau pembelaannya, terutama tentang kronologi suatu kejadian yang mereka alami. Misalnya, antara pelaku dengan korban harus diwawancarai agar pemberitaan tidak timpang sebelah.

Adil dalam Pemberitaan

Adil berarti tidak memihak, dan menyajikan berita dengan sejujur-jujurnya, apa adanya, tidak ditambah-tambahi, tidak pula dikurangi. Selama ini, banyak sekali media online yang jelas-jelas memihak dan berafiliasi dengan organisasi atau partai tertentu, sehingga pemberitaannya cenderung tidak adil dan memihak. Berita online terpercaya hanya dihasilkan oleh media yang terpercaya pula, bukan media yang dikenal suka memihak kubu tertentu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *