Tips Menjalankan Bisnis Laundry

By | March 7, 2018

Jika dilihat sekilas, menjalankan bisnis laundry mungkin tampak cukup sederhana. Konsep dan garis besarnya hanya mencuci pakaian kotor dan setelah bersih lalu dibayar. Ini adalah konsep yang terlihat sangat sederhana. Namun kenyataannya bisnis laundry tidak se sederhana itu. Anda harus memahami bahwa bisnis laundry bukan hanya sekedar mencuci pakaian kotor bila Anda ingin sukses di usaha ini.

Apakah Anda menjalankan bisnis laundry di lingkungan kecil atau operasi laundry komersial besar , berikut adalah beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda untuk meraih kesuksesan di industri ini.

Tips Menjalankan Bisnis Laundry

  • Carilah Cara Inovatif untuk Meningkatkan Penawaran Layanan

Memperluas cakupan pelanggan di bisnis laundry bisa menjadi sulit dalam bisnis yang sangat bergantung pada lokasi seperti ini. Bahkan jika Anda memiliki layanan penjemputan dan pengiriman yang sangat efisien, pelanggan Anda kemungkinan masih berada di luar jangkauan dari bisnis Anda ini.

Jelas jawaban pertama untuk masalah sepeti ini adalah membuka lebih banyak lokasi, tetapi keputusan ini tidak selalu benar karena membuaka usaha laundry di banyak lokasi bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan.

Memperluas penawaran layanan dapat menjadi cara yang hemat biaya untuk meningkatkan pendapatan dari bisnis ini. Layanan tambahan bisa meliputi:

  • Penjemputan dan pengiriman (jika itu belum menjadi bagian dari bisnis Anda)
  • Setrika dan melipat pakaian
  • Layanan laundry khusus
  • Layanan cuci ekspress
  • Opsi layanan cuci kiloan atau satuan

Temukan sesuatu yang dapat Anda tambahkan tanpa menambah staf atau anggaran Anda terlalu jauh dan lihat bagaimana cara kerjanya untuk Anda. Jika layanan berkualitas tinggi, Anda akan mampu mengambil hati pelanggan dan menciptakan peluang untuk memperlebar bisnis ini.

  • Menjadi terlalu padat

Di industri laundry, menyiapkan stok perlengkapan bisnis lebih baik di lebihkan, maksud perlengkapan disini adalah perlengkapan yang sifatnya mudah habis sepeti detergen, pewangi dan air. Pastikan juga peralatan Anda sudah up-to-date saat perawatan dan lemari persediaan Anda tidak akan pernah kosong. Lacak kapan garansi mesin habis dan cari sumber perbaikan lokal yang bisa membantu Anda dalam keadaan darurat. Singkatnya: Lakukan semua yang Anda bisa untuk menghindari down-time.

  • Jangan Biarkan Biaya Utilitas Membengkak

Survey di bisnis laundry membuktikan bahwa biaya air mewakili lebih dari 50% dari total biaya operasi di laundry komersial biasa. Dengan biaya energi di atas itu, utilitas bisa menjadi biaya besar-bahkan mahal untuk sekedar biaya tambahan

Membatasi penggunaan air dan energi seirit mungkin bisa menjadi permainan bagus untuk bisnis laundry komersial. Membatasi penggunaan air hingga 80% dan penggunaan energi hingga 50% bisa menghemat jutaa rupiah setiap tahunnya.

Baca Juga Menekuni Bisnis Rumahan Sewa Kamar dan Konten Digital Freelancing, Mengapa Tidak?

Menjalankan bisnis laundry terkesan gampang gampang susah. Anda harus mampu menyeimbangkan durasi yang dipilih pelanggan saat mecuci dengan banyaknya order atau pesanan mencuci yang masuk. Jika Anda tidak pandai memanage semua itu, bisa jadi durasi yang dipesan pelanggan diawal order akan melambat seiring dengan besar dan ramainya bisnis laundry Anda dan itu sangat tidak sehat untuk usaha laundry Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *