Mengenal Sosok Onno Widodo Purbo, Pelopor Perkembangan Internet di Indonesia

By | August 29, 2018

Seiring majunya perkembangan internet sekaligus teknologi di Indonesia, penggunaan internet yang dulunya sangat jarang dan sulit disentuh, kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tahukah Anda, jika kemudahan yang kita rasakan tentunya tidak terlepas dari peran para pakar teknologi yang dulunya menjadi pelopor masuk dan berkembangnya internet di Indonesia. Salah satu tokoh yang telah berjasa tersebut adalah Onno Widodo Purbo. Berikut ini rangkuman kisah dan biografi dari Onno W. Purbo yang perlu Anda ketahui.

Mengenal Sosok Onno Widodo Purbo, Pelopor Perkembangan Internet di Indonesia

Kehidupan Pribadi Onno Widodo Purbo

Beliau lahir dan besar di Kota Bandung, dan merupakan putra dari Hasan Poerbo, seorang professor lingkungan hidup dari universitas ternama yaitu ITB. Onno adalah anak sulung dari 3 bersaudara yaitu Heru W. Poerbo, Lita Widayanto Poerbo, dan Benyamin Wirawan Poerbo. Beliau tumbuh menjadi sosok anak yang memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang yang ia tekuni dan juga memiliki semangat dalam berbagi ilmu dan wawasan sesuai yang di amanatkan oleh sang ayah.

Ia melanjutkan pendidikannya usai lulus dari SMA di tempat sang ayah bekerja yaitu ITB. Hebatnya, Onno lulus sebagai mahasiswa terbaik dengan predikat cumlaude di jurusan teknik elektro yang ia tekuni. Hal tersebut membuatnya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan S2 di Universitas McMaster Kanada. Ia melanjutkan pendidikannya dengan mengambil bidang semi konduktor laser. Selanjutnya, kegemarannya dalam menuntut ilmu membawanya untuk melanjutkan studi Ph.D nya di Universitas Waterloo Kanada pada bidang teknologi rangkaian terintergrasi dan lulus pada tahun 1994.

Baca juga: Bagaimana Cara Memulai Bisnis Internet?

Perjalanan Karir Onno Widodo Poerbo

Setelah meraih gelar Ph.D nya, Onno pun kembali ke tanah air dan memulai karirnya dengan menjadi dosen di almamaternya sendiri yaitu ITB. Uniknya, meskipun ia menjadi dosen di jurusannya sendiri dan sudah lama mengabdi, namun ia tidak juga mendapat pangkat yang cukup tinggi. Karir terakhirnya sebagai kepala perpustakaan pusat ITB, hanya mengantarkannya sebagai pegawai golongan III-B. Pada tahun 2000, Onno melepas karirnya menjadi seorang PNS dan diberhentikan secara terhormat dari tempat ia bekerja.

Hingga pada akhirnya, ia memutuskan untuk menjalankan karir barunya sebagai penulis dan penyuluh di berbagai acara dan seminar yang membahas dunia teknologi dan perkembangan internet. Ia pun sukses menghasilkan banyak karya tulisan maupun hasil terapan teknologi, salah satu penemuannya di bidang teknologi yang terkenal yaitu wajanbolic.

Onno merupakan tokoh dibalik berkembangnya program RT/RW-Net, Asia Internet Interconnection Intiatives (AI3) Project, dimana program tersebut bekerja sama dengan akademisi Jepang. Program tersebut bernama Knowledge Management Research Group (KMRG), Onno juga kerap mendapatkan banyak penghargaan baik nasional maupun internasional.

Sebagai pelopor perkembangan internet di tanah air, membuat Onno semakin bersemangat untuk mewujudkan cita-citanya yang ingin menciptakan jalur komunikasi yang murah bahkan tanpa biaya serta mudah di akses oleh masyarakat. Mimpi tersebut tentunya menjadi harapan yang besar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *