Home Finance Kamu Belum Paham Mengenai Kurs Pajak Mingguan? Yuk Kita Cari Tahu Mengenai Kurs KMK Berikut!

Kamu Belum Paham Mengenai Kurs Pajak Mingguan? Yuk Kita Cari Tahu Mengenai Kurs KMK Berikut!

by Erin Nuzulia

Apakah kamu adalah seorang pengusaha? Atau memiliki rencana untuk membangun suatu bisnis? Sebagai pengusaha, salah satu hal yang harus dikuasai adalah mengenai Kurs KMK (Kurs Menteri Keuangan atau yang biasa juga disebut sebagai Kurs Pajak Mingguan. Ketika jadi pengusaha sesungguhnya, nantinya kamu pasti akan sering bertransaksi menggunakan mata uang asing. Mengenai hal ini, pemerintah tidak tinggal diam, melalui kementerian keuangan, pemerintah menerapkan kebijakan soal kurs KMK atau kurs pajak mingguan ini.

Kamu Belum Paham Mengenai Kurs Pajak Mingguan? Yuk Kita Cari Tahu Mengenai Kurs KMK Berikut!

 

  1. Mengenal Kurs Pajak Mingguan/KMK

Apa itu Kurs Menteri Keuangan atau kurs pajak? KMK adalah nilai kurs yang digunakan sebagai dasar untuk pelunasan bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan juga Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), pajak ekspor dan Pajak Penghasilan (PPh). Setiap satu minggu sekali, menteri keuangan akan memperbaharui besaran nilai kurs yang akan digunakan. Hal inilah yang menyebabkan besaran nilai kurs berubah-ubah, karena tentu saja, dalam mengatur nilai kurs ini pemerintah juga harus mengacu pada besaran nilai rupiah terhadap mata uang asing. Hal ini pula yang mendasari kurs pajak ini disebut kurs pajak mingguan.

Buat kalian semua yang sering sekali melakukan transaksi dengan mata uang asing, tentunya sangat membutuhkan kurs pajak mingguan ini. Sebab nantinya mata uang asing tersebut akan dikonversi ke mata uang rupiah.

  1. Dasar Hukum KMK

Kurs pajak mingguan ini telah diatur, lho oleh pemerintah melalui peraturan pemerintah nomor 1 tahun 2012. Peraturan ini adalah panduan teknis untuk melaksanakan Undang-Undang PPN dan PPnBM. Transaksi apa saja sih yang dikenakan pajak mingguan atau KMK ini? Ada 5 transaksi yang bisa dikenai pajak mingguan ini, antara lain Impor barang kena pajak, penyerahan BKP, penyerahan jasa kena pajak, pemanfaatan BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean, dan pemanfaatan JKP dari luar daerah pabean. Kelima transaksi tersebutlah yang tertulis di dalam PP nomor 1 tahun 2012.

  1. Cara menggunakan Kurs Pajak Mingguan

Kementerian Keuangan telah membuat situs website resmi yang berisi berbagai informasi, salah satunya tentang nilai kurs mingguan. Kamu bisa mengunjungi situsnya di http://www.fiskal.kemenkeu.go.id soal KMK nomor 26/MK.10/2019. Kapan kurs ini digunakan? Jika kamu telah melakukan transaksi dengan mata uang asing, lalu kamu ingin menerbitkan faktur, maka saat itulah kurs pajak digunakan. Isi faktor tersebut dengan nilai rupiah yang telah dikonversi.

  1. Pentingnya Pajak Mingguan

Pajak mingguan memiliki peran yang sangat penting, lho jika kamu memiliki bisnis. Kurs pajak ini nantinya bisa kamu gunakan untuk membuat laporan pajak, tentunya dengan izin tertulis dari menteri keuangan terlebih dahulu. Namun tidak semua wajib pajak boleh menggunakan valuta asing, wajib pajak yang boleh menggunakan valuta asing antara lain Wajib Pajak Kontraktor Kontrak Kerja Sama yang beroperasi berdasarkan ketentuan peraturan Perundang-undangan pertambangan minyak dan gas bumi, Wajib Pajak dalam rangka Penanaman Modal Asing yang beroperasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan Penanaman Modal Asing, Bentuk Usaha Tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (5) Undang-Undang PPh atau sebagaimana diatur dalam Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) terkait, dan masih ada beberapa lainnya.

Baca Juga:  Transaksi Mudah dengan Bank Mandiri Online

Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai kurs pajak mingguan atau KMK, jadi bagaimana? Apakah kamu sudah tercerahkan dan siap memulai bisnis kamu?

 

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More