Home Finance Sudah Tahu Program Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus)? Ini Penjelasannya

Sudah Tahu Program Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus)? Ini Penjelasannya

by Erin Nuzulia
kjp plus

Kartu Jakarta Pintar atau sering disingkat KJP adalah program kebijakan pemerintah DKI Jakarta di bidang pendidikan yang diluncurkan pada era kepemimpinan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pada era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, program ini dilanjutkan dan disempurnakan manfaatnya sehingga berubah nama menjadi KJP Plus. KJP Plus ini diharapkan membawa manfaat positif bagi siswa penerimanya.

kjp plus

Sudah Tahu Program Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus)? Ini Penjelasannya

Sekilas KJP Plus

KJP plus ini diharapkan menjadi solusi pendidikan bagi warga DKI Jakarta yang kurang mampu. Sehingga nantinya seluruh warga DKI Jakarta menamatkan pendidikan minimal hingga jenjang SMA/SMK. Kemudian, dengan adanya KJP Plus ini juga diharapkan agar ada peningkatan mutu pendidikan di Provinsi DKI Jakarta. Bagi keluarga yang tidak mampu, saldo di KJP Plus bahkan juga bisa diuangkan. Harapannya, KJP Plus ini bisa terintegrasi dengan Kartu Indonesia Pintar.

Penerima KJP Plus

Pada era Gubernur Anies Baswedan, KJP Plus dijanjikan dapat peserta yang lebih luas. Meliputi peserta kejar paket, madrasah dan juga kursus. Patut diperhatikan bahwa penerima KJP Plus ini wajib warga DKI Jakarta berusia 6-21 tahun, baik yang memang sedang sekolah, Anak Tidak Sekolah (ATS) atau putus sekolah. Penerima KJP Plus wajib bertempat tinggal dan bersekolah juga di wilayah DKI Jakarta. Adapun sasaran utama penerima KJP Plus ini adalah siswa miskin dari keluarga yang tidak mampu. Adapun ketidakmampuan ini bisa berupa materi maupun penghasilan orang tuanya yang tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

kjp plus

Keuntungan KJP Plus

Dibandingkan dengan seri KJP sebelumnya, KJP Plus ini memiliki beberapa keunggulan. Pertama soal dana yang diterima siswa lebih besar. Kedua, KJP Plus juga bisa ditukarkan tunai untuk ongkos transportasi dan juga uang saku. Adapun KJP Plus juga memiliki manfaat non tunai yakni untuk perlengkapan sekolah. Bagi siswa di tahun akhir SMA atau SMK, ada dana tambahan sebesar Rp. 500.000. Dana tambahan ini merupakan tambahan untuk persiapan ujian masuk perguruan tinggi bagi siswa SMA atau biaya sertifikasi profesi bagi siswa SMK. Keuntungan lain dari KJP Plus adalah bagi pemegang kartu ini bisa gratis masuk ke beberapa tempat rekreasi dan edukasi. Beberapa lokasi yang ditawarkan secara gratis, antara lain Monumen Nasional (Monas), Kebun Binatang Ragunan, dan Ancol. Tidak hanya itu, pemegang Kartu Jakarta Pintar Plus juga bisa naik Transjakarta secara gratis dengan menunjukkan kartu tersebut.

Baca Juga:  BCA Individual, Solusi Kemudahan Bertransaksi Anda

Pencairan Dana KJP Plus

Pada konsepnya, KJP Plus ini berfungsi seperti ATM yang memiliki saldo. Saldo tersebut diisi ulang oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemanfaatan dana KJP Plus ini baru bisa digunakan setelah penerima dibuatkan rekening oleh Bank DKI, menerima buku tabungan dan kartu ATM beserta PIN. Dana KJP Plus ditransfer rutin setiap bulan, sedangkan untuk dana berkala  ditransfer di akhir semester. Dana di KJP Plus bisa ditarik tunai maksimal Rp. 100.000 tiap bulannya. Sisa dana yang ada, biasanya akan diblokir dan baru akan bisa dimanfaatkan saat liburan sekolah untuk berbelanja kebutuhan sekolah non-tunai.

Nah, bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta dan juga pemegang KJP Plus, pencairan KJP Plus melewati beberapa proses. Untuk SPP sekolah akan diautodebet dari rekening siswa ke rekening sekolah. Pada dasarnya, apabila SPP kurang dari alokasi SPP per bulan dari KJP Plus, maka sisa uang menjadi hak siswa. Sedangkan apabila SPP lebih mahal dari alokasi, selisih menjadi tanggungan dari orang tua.

 

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More