4 Modus Penipuan Di Media Online, SMS dan Telephone

Modus penipuan memang kalau kita dengar-dengarkan ada banyak sekali disekitar kita. Terlebih untuk saat ini penipuan melalui media online sangatlah marak, banyak yang lengah karena kurangnya pengetahuan dan iming-iming yang begitu menggoda. Sehingga banyak sekali yang tertipu dengan iming-iming yang diberikan tersebut.

Hal tersebut tentunya penting untuk anda antisipasi, terlebih untuk anda yang suka di media social. Nah berikut ini biasanya modus penipuan yang sering terjadi melalui media social, diantaranya yaitu:

  • Modus Pertama Pengirim Meminta Anda Mengirimkan Username dan Password Akun Kamu

Biasanya dalam hal ini pelaku atau penipu tersebut mengirimkan sms dengan mengatakan kalau media social yang Anda miliki tersebut berbahaya. Kemudian pelaku akan membuat-buat kesan ingin menolong Anda dengan mengamankan akun Anda. dalam hal ini biasanya pelaku akan membuat sejuta alasan, dan selanjutnya dia meminta Anda untuk mengirimkan username dan password. Dalam hal ini juga Pelaku akan berusaha untuk meyakinkan Anda, supaya bisa memberikan username dan password yang Anda miliki. Lebih baik jika Anda menemukan ini tidak anda layani.

 

4 Modus Penipuan Di Media Online, SMS dan Telephone

4 Modus Penipuan Di Media Online, SMS dan Telephone

  • Pengirim akan Meminta Kamu Yang Aneh-Aneh, Seperti Meminta Nomor Rekening

Ini sangat lucu dan sering terjadi, yaitu penipu tersebut akan menelpon langsung dari para korbannya, kemudian mengatakan kalau Anda memperoleh hadiah berupa uang puluhan juta, mobil atau sebagainya pokoknya yang menarik dan kemudian penipu tersebut menyuruh Anda untuk mentransfer terdahulu uang ke rekening bank tertentu sebagai syarat pengambilah hadiah tersebut. Dalam hal ini juga biasanya peipu juga meminta nomor rekening dan password ATM Anda. Dalam hal ini jangan pernah memberikannya, karena itu akan sangat berbahaya.

Baca Juga: Tips Aman Melakukan Transaksi dan Belanja Online

  • Pengirim Mengaku Sudah Bekerjasama dengan Perusahaan/Instansi Tertentu

Modus ini sering kali dilakukan oleh penipu, misal seperti penipu biasanya dalam hal ini mengirim SMS yang mengatakan jika Anda berada dalam masalah dan bahaya, missal saudara Anda mengalami kecelakaan. Kemudian dari si penipu tadi mengatakan kalau dia memiliki hubungan dekat dengan si polisi. Kemudian Anda di takut-takuti jika akan ditangkap dalam waktu dua puluh empat jam. Dalam hal ini Anda harus mentransfer sejumlah uang agar Anda tidak jadi di tangkap. Dalam kasun ini banyak juga yang menjadi korban. Jadi untuk Anda semua sebaiknya berhati-hati.

  • Mendapatkan Isi Pesan Mengundang Anda untuk Mengunduh Video, Gambar, atau Klik pada Link yang Diberikan

Biasanya modus yang satu ini Anda akan memperoleh pesan yang meminta klik pada link ini agar uang bisa berlimpah. Dalam hal ini pesan tersebut seperti spam, sebaiknya jika Anda menemukan ini di hapus saja. Nah kalau Anda melakukan apa yang disuruh seperti pada pesan tersebut, mengunduh video, gambar, atau disuruh untuk klik pada link, bahayanya dalam hal ini smartphone Anda akan terkena virus malware. Bisa jadi data-data penting Anda akan bisa dicuri oleh hacker.

Nah itulah modus penipuan yang sering terjadi sekarang ini semoga itu bisa menjadi referensi untuk Anda.

Penting di Waspadai, Modus Penipuan Yang Sering Terjadi

Modus penipuan sekarang ini memang sering kali terjadi, terlebih saat ini sudah maraknya belanja dengan cara online. Cara ini memang masih terkesan baru dan terkadang banyak yang belum mengerti mana yang penipuan dan yang bukan. Karena sebenarnya saat kita berbelanja online itu haruslah benar-benar teliti.

Nah ada beberapa modus penipuan yang sering kali terjadi sekarang ini terlebih di dunia online. Berikut ini beberapa modus penipuan yang perlu untuk Anda waspadai, diantaranya yaitu:

Penting di Waspadai, Modus Penipuan Yang Sering Terjadi

  • Kirim barang dengan menggunakan resi fiktif

Ini sering terjadi, yaitu resi fiktif. Biasanya resi model seperti ini yang dikirim berbeda dengan jumlah ongkos kirim. Contohnya pembeli diminta ongkir untuk pengirimn dari Jakarta, namun resi yang diterima yaitu dengan kode pengiriman dari kota lainnya. ada berbagai macam tipu daya yang digunakan mengenai modus penipuan dengan resi fiktif tersebut.

  • Nomor rekening asli tapi palsu

Terdapat juga kasus penjual yang mempunyai nomor rekening yang serupa akan tetapi tidak sama dengan nomor rekening marketplace. Pada saat pembeli check out, Anda bisa keluar dari tagihan pembayaran marketplace. Akan tetapi pada saat yang bersamaan, pembeli juga mendapatkan SMS yang meminta transfer dengan uang sejumlah yang sama ada di check out yang terdapat pada marketplace. Sekilas memang nomor rekening tujuan dari penipu tersebut sama dengan nomor rekening virtual yang ada di marketplace, tapi dengan nama penerima berbeda. Kalau dari pembeli tidak teliti ini memungkinkan bisa langsung transfer ke rekening si penipu tersebut.

  • Terlanjur beli, barang tidak pernah benar-benar menghampiri

Ini merupakan sebagai salah satu modus yang paling sering dilakukan, ini juga sebagai cara yang paling banyak dilakukan oleh para penipu. Biasanya penipu ini untuk menarik minat konsumennya yaitu dengan cara menjualnya dengan  memasang harga yang miring terhadap barang yang dijualnya. Ini sebagi salah satu jebakan yang saat ini cukup efektif dilakukan oleh penipu bagi para calon pembeli. Pada saat pembeli sudah mentransfer sejumlah uang, maka penjual pun juga tidak akan mengirim barang yang sedang mereka jual.

Dalam kasus penipuan sekarang ini melalui media online memang banyak korban yang terjerat. Dengan banyaknya korban yang terjerat tersebut tampaknya penipuan tersebut satu persatu mulai terbongkar dan kini system dalam dunia online juga semakin ketat, banyak orang yang tidak mudah percaya begitu saja dan lebih teliti.

 Baca juga artikel menarik lainnya di onlineterpercaya.com

Pada intinya ketika Anda melakukan transakdi di media online supaya bisa menghindari modus penipuan tentunya harus lebih teliti dan berhati-hati. Gunakan cara yang aman dalam bertransaksi, banyak orang yang tertipu karena mereka juga kurang teliti dan tidak cermat. Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

4 Modus Penipuan Di Media Online, SMS dan Telephone

Modus penipuan memang kalau kita dengar-dengarkan ada banyak sekali disekitar kita. Terlebih untuk saat ini penipuan melalui media online sangatlah marak, banyak yang lengah karena kurangnya pengetahuan dan iming-iming yang begitu menggoda. Sehingga banyak sekali yang tertipu dengan iming-iming yang diberikan tersebut.

4 Modus Penipuan Di Media Online, SMS dan Telephone

Hal tersebut tentunya penting untuk anda antisipasi, terlebih untuk anda yang suka di media social. Nah berikut ini biasanya modus penipuan yang sering terjadi melalui media social, diantaranya yaitu:

  • Modus Pertama Pengirim Meminta Anda Mengirimkan Username dan Password Akun Kamu

Biasanya dalam hal ini pelaku atau penipu tersebut mengirimkan sms dengan mengatakan kalau media social yang Anda miliki tersebut berbahaya. Kemudian pelaku akan membuat-buat kesan ingin menolong Anda dengan mengamankan akun Anda. dalam hal ini biasanya pelaku akan membuat sejuta alasan, dan selanjutnya dia meminta Anda untuk mengirimkan username dan password. Dalam hal ini juga Pelaku akan berusaha untuk meyakinkan Anda, supaya bisa memberikan username dan password yang Anda miliki. Lebih baik jika Anda menemukan ini tidak anda layani.

  • Pengirim akan Meminta Kamu Yang Aneh-Aneh, Seperti Meminta Nomor Rekening

Ini sangat lucu dan sering terjadi, yaitu penipu tersebut akan menelpon langsung dari para korbannya, kemudian mengatakan kalau Anda memperoleh hadiah berupa uang puluhan juta, mobil atau sebagainya pokoknya yang menarik dan kemudian penipu tersebut menyuruh Anda untuk mentransfer terdahulu uang ke rekening bank tertentu sebagai syarat pengambilah hadiah tersebut. Dalam hal ini juga biasanya peipu juga meminta nomor rekening dan password ATM Anda. Dalam hal ini jangan pernah memberikannya, karena itu akan sangat berbahaya.

  • Pengirim Mengaku Sudah Bekerjasama dengan Perusahaan/Instansi Tertentu

Modus ini sering kali dilakukan oleh penipu, misal seperti penipu biasanya dalam hal ini mengirim SMS yang mengatakan jika Anda berada dalam masalah dan bahaya, misal saudara Anda mengalami kecelakaan. Kemudian dari si penipu tadi mengatakan kalau dia memiliki hubungan dekat dengan si polisi. Kemudian Anda di takut-takuti jika akan ditangkap dalam waktu dua puluh empat jam. Dalam hal ini Anda harus mentransfer sejumlah uang agar Anda tidak jadi di tangkap. Dalam kasun ini banyak juga yang menjadi korban. Jadi untuk Anda semua sebaiknya berhati-hati.

  • Mendapatkan Isi Pesan Mengundang Anda untuk Mengunduh Video, Gambar, atau Klik pada Link yang Diberikan

 Baca juga artikel menarik lainnya di onlineterpercaya.com

Biasanya modus yang satu ini Anda akan memperoleh pesan yang meminta klik pada link ini agar uang bisa berlimpah. Dalam hal ini pesan tersebut seperti spam, sebaiknya jika Anda menemukan ini di hapus saja. Nah kalau Anda melakukan apa yang disuruh seperti pada pesan tersebut, mengunduh video, gambar, atau disuruh untuk klik pada link, bahayanya dalam hal ini smartphone Anda akan terkena virus malware. Bisa jadi data-data penting Anda akan bisa dicuri oleh hacker.

Nah itulah modus penipuan yang sering terjadi sekarang ini semoga itu bisa menjadi referensi untuk Anda.

 

Tips Ampuh Agar Terhindar Dari Modus Penipuan Berkedok Pinjaman Online

Ketika kebutuhan lebih banyak daripada penghasilan, seringkali orang terjebak dalam situasi yang sulit sehingga mengharuskan mereka mencari pinjaman uang untuk menutupi kebutuhan tersebut. Berbagai cara pun dilakukan, mulai meminjam uang dari lembaga perbankan atau bahkan ke kreditur lainnya. Sementara yang lain memilih pergi ke sanak famili untuk mencari pinjaman dana. Selain kedua cara tersebut, alternatif lain yang belakangan banyak ditawarkan adalah pinjaman online. Namun, tak sedikit orang yang pesimis saat mendengar istilah pinjaman online karena sangat rentang terjebak dalam modus penipuan berkedok pinjaman uang. Sementara yang lainnya enggan mencoba karena syaratnya yang rumit. Padahal nyatanya tidak demikian.

Tips Ampuh Agar Terhindar Dari Modus Penipuan Berkedok Pinjaman Online

Hanya saja, tak ada salahnya kita berhati-hati memutuskan untuk melakukan pinjaman, terlebih lagi jika pinjaman ditawarkan oleh perbankan yang tidak terverifikasi. Oleh karena itu, agar tidak terjebak dengan modus penipuan berkedok pinjaman online, ada baiknya menyimak tips berikut ini.

  • Pastikan Layanan Pemberi Kredit Sudah Terverifikasi Secara Resmi

Tidak susah menemukan situs penyedia jasa pinjaman online di Indonesia karena di Internet, Anda dengan mudah bisa mengaksesnya dan mencari tahu prosedur mendapatkan pinjaman dari situ seperti ini. Hanya saja, yang perlu Anda pastikan apalah situs tersebut sudah resmi terdaftar sebagai jasa penyedia pinjaman berbasis online.

  • Tak Ada Biaya Administrasi Biasanya Hanya Survei

Normalnya, ketika Anda mengajukan pinjaman online kepada penyedia layanan pinjaman resmi, Anda sebagai calon debitur hanya diminta mengisi formulir data diri online. Selanjutnya, Anda akan dihubungi oleh pihak kreditur dengan intensitas yang wajar dan tak ada follow up yang berlebihan. Jika pihak peminjam menganggap Anda layak secara administrasi, Anda bisa mengisi survey seperti pinjaman offline secara konvensional. Selain itu, calon debitur tidak akan dimintai pemotongan uang pinjaman atau sejenisnya saat pencairan dana.

  • Kenali Mekanisme dan Cara Kerja Pinjaman Online

Agar Anda tidak terjebak dalam modus penipuan berkedok pinjaman online, maka sebaiknya kenali dulu mekanisme peminjaman secara detail. Sama seperti pinjaman pada umumnya, pinjaman online tentunya memiliki prosedur khusus hingga tahap uang pinjaman benar-benar dicairkan. Tentunya langkah pertama yang harus dilakukan adalah mekanisme pengajuan pinjaman dalam bentuk pengisian formulir. Selanjutnya adalah proses pendalaman, yang dimulai dari survey, penjelasan  mekanisme cicilan serta penjelasan informasi lainnya. Baru kemudian, pihak kreditur memutuskan apakah Anda layak menerima pinjaman atau tidak.

  • Cari Informasi Lembaga Keuangan atau Penyedia Pinjaman

Lembaga penyedia pinjaman online yang kredibel dan terpercaya tentunya akan sangat menjaga reputasinya. Mulai dari kelengkapan identitas serta Anda akan mudah melacak track record pelayanan mereka yang bersih. Agar lebih yakin dan Anda tidak terjebak dalam modus penipuan berkedok pinjaman online, maka Anda bisa mengkonfirmasi secara langsung dengan mendatangi kantor atau menghubungi via nomor yang tertera.

 Baca juga artikel menarik lainnya di onlineterpercaya.com

  • Ingat, Jangan Lupa Verifikasi

Agar Anda tidak menyesal di kemudian hari karena menjadi korban modus penipuan berkedok pinjaman, maka sebagai calon debitur, Anda dituntut untuk teliti dalam melakukan verifikasi lembaga perbankan atau penyedia layanan keuangan online.  

Kenali Ciri-Ciri Modus Penipuan Kredit Tanpa Angunan Berikut ini

Beberapa tahun belakangan ini, popularitas Kredit Tanpa Agunan atau yang lebih dikenal dengan KTA belakangan semakin bersinar. Tak main – main, KTA bahkan digadang-gadang sebagai salah satu produk perbankan yang paling dicari. Tak heran jika KTA begitu banyak diminati oleh semua kalangan masyarakat. Salah satu alasan mengapa KTA begitu banyak diminati masyarakat karena kemudahannya, mulai dari kemudahan persyaratannya yang tidak membutuhkan aset untuk dijadikan sebuah jaminan, hingga proses pengajuan kreditnya. Kendati demikian, bukan berarti KTA tidak memiliki persyaratan. Hanya saja, persyaratan tersebut kerap kali disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Alhasil, banyak modus penipuan berkedok KTA menjadi marak.

Kenali Ciri-Ciri Modus Penipuan Kredit Tanpa Angunan Berikut ini

Untuk menghindari penipuan, sebaiknya Anda memahami apa saja ciri-ciri modus penipuan berkedok KTA, berikut ini.

  • SMS berantai yang menggoda 

Salah satu cara jitu penipu untuk mendekati Anda adalah dengan melakukan penawaran lewat SMS. Bunyi pesan tersebut menawari Anda pinjaman sejumlah dana hingga jutaan rupiah tanpa syarat. Jika dipikir secara logika, tidak mungkin Anda mendapatkan sejumlah dana yang bernilai besar hanya dengan sebuah pesan singkat saja. Oleh karena itu, jangan mudah tergiur dengan SMS yang serupa, karena Anda bisa berisiko menjadi korban penipuan. Cukup abaikan atau perlu hapus SMS yang berisikan tawaran pinjaman uang tersebut karena bisa saja itu hanya modus penipuan berkedok KTA .

  • Penawaran melalui sambungan telepon

Biasanya modus ini lebih dikenal dengan telemarketing. Mereka kerap kali mengatasnamakan bank tertentu dan mengatakan bahwa Anda adalah nasabah prioritas yang mendapatkan penawaran secara khusus. Selain itu, mereka juga mengiming-imingi Anda dengan berbagai hadiah menarik dan serangkaian proses yang sangat mudah. Untuk itu, cara ampuh untuk menghindari modus penipuan ini yakni dengan menolak penawaran tersebut dan menutup sambungan telepon dengan sopan.

 Baca juga artikel menarik lainnya di onlineterpercaya.com

  • Surat cinta elektronik dari bank

Pemasaran lewat email juga bisa menjadi salah satu media pemasaran yang terbilang menjanjikan untuk modus penipuan. Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan melakukannya dengan profesional, dengan mencantumkan desain logo, nomor telepon, alamat dan tata bahasa yang digunakan juga sangat meyakinkan. Isi email tersebut menawarkan pengajuan KTA yang mudah. Anda hanya perlu mengisi formulir dan mengirimkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan dalam bentuk softcopy, seperti KTP, passport, kartu kredit bahkan kartu ATM. Namun, sebaiknya Anda hati-hati karena bisa saja tanpa Anda sadari telah melakukan sebuah kesalahan karena memberikan semua data diri dan juga informasi mengenai kegiatan perbankan Anda. Untuk itu, jangan pernah tergoda dengan berbagai email yang menawarkan solusi masalah keuangan ataupun investasi. Bisa saja semua tawaran tersebut adalah modus penipuan yang bisa menjerat Anda. Atau Anda bisa memeriksa dan mencari informasi yang terpecaya mengenai tawaran yang diberikan, misalnya dengan mencari tahu alamat perusahaan tersebut.